Apa Iya, Cewek Yang Ambis Cuma Butuh Cowok ‘Stoic’ Buat Kewarasan Mentalnya?
Stoikisme.
Stoikisme adalah aliran filsafat yang membantu kita mengontrol emosi negatif dan mensyukuri segala sesuatu yang kita miliki sekarang, ini juga dapat membantu kita dalam menghadapi masalah yang perlu diselesaikan dengan cara lebih tenang dan positif.
Jadi, yang dimaksud cowok stoic tuh kayak gimana sih?
Simplenya, cowok stoic itu cowok yang selalu berfikir secara positif dan tenang, selalu mempersiapkan diri untuk hal-hal buruk yang bisa terjadi (Do The Best, Prepare For The Worst).
Menyiapkan diri dengan banyak hal, salah satunya adalah dari mindset. Ketika membayangi mengenai hal-hal buruk maka kita akan cenderung berusaha melakukan hal yang bisa membuat kita terhindar dari hal buruk tersebut.
Terkadang hal yang bisa menimbulkan gelisah dan resah adalah dari kita sendiri yang selalu berusaha untuk mengontrol segala sesuatu yang di luar kontrol kita. karena pada dasarnya ada hal yang tidak bisa di kontrol karena terdapat kehendak yang lebih berhak dari diri kita sendiri yaitu Tuhan. Ketika kita mengetahui apa yang bisa dan tidak bisa dikontrol, maka kita akan fokus kepada hal yang bisa kita kontrol dan melepas hal yang tidak bisa dikontrol.
Stoikisme mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati hanya bisa datang dari hal-hal yang bisa dikendalikan. Dengan kata lain kebahagiaan datang dari dalam diri kita, kita tidak bisa menggantungkan kebahagiaan kita kepada hal-hal yang di luar kendali kita. Menggantungkan kebahagiaan pada hal yang tidak bisa kita kendalikan seperti perlakuan orang lain, opini orang lain, status sosial, kekayaan, popularitas dan lainnya yang merupakan sikap tidak rasional.
“Kalau kamu berharap dunia ini akan memberikan apapun yang kamu mau, kamu akan merasa kecewa. Tapi, kalau kamu menerima apapun yang dunia berikan kepada kamu, hidup kamu akan menjadi lebih tenang.”
Dalam hal ini, Islam juga mengajarkan kita meyakini apa saja yang akan menjadi ketetapan-Nya melalui firman-Nya:
“Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku.” (Q.S. Al-Ahzab: 38)
Bisa kita simpulkan bahwa filsafat stoic adalah prinsip tawakkal setelah mengerahkan usaha dan doa.
Sedangkan, karakter perempuan ambisius biasanya pantang menyerah. Selama masih bernapas, artinya masih ada harapan untuk meraih impiannya. Jadi, menyerah tak pernah jadi opsi, mereka juga menolak hidup di bawah dikte orang lain, mereka lebih suka menentukan jalan hidupnya sendiri.
Terlepas hasilnya bagus atau mengecewakan, setidaknya hidup tak dibayang-bayangi penyesalan karena gak mau mencoba dulu.
Nah, pertanyaannya kenapa cewek ‘ambisius’ butuh cowok ‘stoic’??
Untuk mengejar mimpinya, cewek ‘ambisius’ harus berkompetisi hingga dituntut untuk lebih menuruti keadaan, hal ini pada akhirnya membuat cewek ‘ambisius’ akan melakukan segala hal yang mengambil banyak resiko, menurutku dengan memiliki pasangan seperti cowok ‘stoic’, mereka akan lebih bisa berfikir positif dan tenang , agar bisa terhindar dari hal buruk.
Mungkin bisa menjadi teman diskusi dalam mengambil keputusan juga, ya?
Salah satu temanku adalah bukti jika cewek ‘ambisius’ bisa cocok dengan cowok ‘stoic’, karakterisik cowoknya ‘stoic’ dengan pembawaannya yang tenang, selalu memberikan semangat, solusi dan dukungan untuk semua impian ceweknya yang memiliki sifat sedikit keras kepala (hehe namanya juga si ambisius)
Temanku sangat sering sekali melakukan banyak hal yang mengandung resiko, karena pembawaan pacarnya yang tenang dan mendukung apapun yang ingin dia lakukan, temanku jadi sedikit terkontrol karena pasangannya selalu mendukung mimpinya dan membuatnya tetap berada dijalur yang tepat.
Menurutku, memiliki pasangan yang selalu mendukung kita untuk berkembang untuk mengejar cita-cita kita dan bisa diajak bertukar pikiran atau diskusi mengenai banyak hal adalah suatu hal yang luar biasa.
So? Gimana? Apakah kriteria cowok kalian adalah cowok ‘stoic’?



Komentar
Posting Komentar